Museum Teddy Bear, Korea Selatan



Jalan-jalan ke Korea Selatan jangan lupa buat mampir ke museum Teddy Bear. Museum ini menyimpan ratusan koleksi boneka Teddy Bear lucu. Di sini kita bisa melihat boneka-boneka Teddy Bear antik, sampai boneka Teddy yang didandani kayak Albert Eisten, Marylin Monroe, dan seleb lainnya. Ada juga Teddy Bear yang memakai pakaian rancangan Louis Vuitton, lho!

Teddy Bear adalah sosok yang sudah dicintai oleh banyak penggemar boneka sejak lebih dari 100 tahun lalu. Dinamakan Teddy Bear karena diilhami dari kisah perjalanan berburu beruang yang dilakukan Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore “Teddy” Rosevelt. Kala itu, presiden pergi berburu dengan beberapa staffnya. Hingga di akhir perjalanan, Rosevelt tak kunjung menembak satupun beruang. Lalu salah satu staffnya menangkap beruang dan mengikatnya di sebuah pohon serta mempersilahkan sang presiden untuk menembaknya. Diluar dugaan, Rosevelt justru tidak mau menembaknya karena tidak sesuai dengan jiwa sportivitas yang ia anut. Cerita ini beredar luas dan memberikan ide kepada Morris Michtom dan Margarete Steiff untuk memproduksi boneka Teddy Bear untuk pertama kalinya dibawah peusahaan The Steiff Co. Di museum ini, Anda akan melihat beberapa koleksi dari perusahaan boneka yang paling berhasil dalam menciptakan dan memasarkan boneka beruang tersebut.

Museum yang menjadi salah satu daya tarik Pulau Jeju ini memamerkan aneka koleksi boneka beruang  termasuk 23 boneka bersejarah yang berumur lebih dari 100 tahun produksi The Steiff Co. Museum Teddy Bear ini menjadi ciri khas negara Korea Selatan. Letaknya di sebuah pulau wisata bernama Pulau Jeju atau dalam bahasa Korea disebut Jeju-do. Pulau wisata ini terletak di Korea Selatan yang posisinya berdekatan dengan negara Jepang. Museum ini dibuka pertama kali pada tanggal 20 April 2001. 




Menikmati ribuan boneka di Museum Teddy Bear

Museum ini terbagi kedalam 3 bagian, yaitu Art Hall yang merupakan tempat desainer-desainer masa kini yang memamerkan hasil karya mereka dalam membuat boneka beruang ini. Lalu ada History Hall yang menampilkan koleksi antik dan langka dari pembuat-pembuat Teddy Bear jaman dulu. Dan yang terakhir adalah Project Exhibition Hall, yakni ruang yang memperlihatkan macamTeddy Bear dengan berbagai gaya sesuai tema. Misalnya Teddy Bear versi luar angkasa, versi Albert Einstein, pasangan pengantin tradisional Korea dengan memakai hanbok (busana tradisional Korea Selatan),  pasangan pengantin versi barat dengan jas dan gaun warna putih, versi The Beatles dan masih banyak lagi. Tidak itu saja, disini Teddy Bear juga masuk ke dalam kisah-kisah terkenal di dunia. Misalnya, runtuhnya tembok Berlin, tenggelamnnya Kapal Titanic, dunia Disneyland, mumi China dan lukisan Monalisa. Tak ketinggalan, ada Teddy Bear yang memakai baju buatan Louis Vuitton, desainer terkenal di Amerika. Boleh jadi, inilah koleksi Teddy Bear yang termahal di museum ini. Boneka ini bernilai kurang lebih 226 juta Won atau senilai dengan Rp. 2 milyar. Bahkan artis Korea yang membintangi beberapa drama seperti Great Queen Seon Deok, Winter Sonata, Boys Before Flower juga dibuat versi Teddy Bear-nya di museum ini.






Museum ini juga terdiri dari 2 buah ruang pameran, gift shop, cafe, dan juga sebuah taman di mana dari taman ini teman-teman dapat melihat pemandangan Pantai Jungmun. Di dalam ruang pameran terdapat seribu jenis boneka beruang yang dipamerkan. Uniknya, di sana pengunjung dapat melihat bagaimana kota Seoul berkembang dan mengubah penampilannya dari waktu ke waktu melalui sejumlah diorama yang diekspresikan oleh boneka-boneka Teddy Bear.
Museum Teddy Bear, Wisata Muslim Korea Selatan, paket wisata muslim, paket tour muslim korea, Wisata Muslim Korea,

Pada ruang pameran pertama, pengunjung dapat melihat penampilan ibu kota Seoul pada masa kerajaan Chosun dan sebelum kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Para pengunjung juga dapat melihat prosedur penetapan Seoul sebagai ibu kota di kerajaan Chosun. Semuanya ditampilkan melalui berbagai diorama yang  diperagakan oleh boneka-boneka beruang Teddy Bear yang seakan-akan hidup.
Museum Teddy Bear, Wisata Muslim Korea Selatan, paket wisata muslim, paket tour muslim korea, Wisata Muslim Korea,

Tapi tunggu dulu, ini masih belum selesai, karena masih ada ruangan pameran kedua yang sayang dilewatkan untuk dikunjungi. Ruang pameran kedua ini dihiasi sebagai ruang khusus Kota Seoul. Di sini, diorama menampilkan kota Seoul saat ini, mulai dari kecamatan Apgujeong sampai kecamatan Samcheong. Di dalamnya, terdapat sejumlah daerah seperti Myeongdong, anak sungai Cheonggye, pintu masuk arah Timur, balai kota Seoul, dan sebagainya. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan sejumlah miniatur simbol budaya yang mengibarkan nama Korea seperti B-boy, pertunjukan tanpa kata-kata yaitu Nanta, dan lain-lain.

Atraksi boneka beruang The Prince’s Hours di Museum Teddy Bear

Museum Teddy Bear, Wisata Muslim Korea Selatan, paket wisata muslim, paket tour muslim korea, Wisata Muslim Korea,

Di museum yang penuh atraksi ini, sangat sayang jika melewatkan setiap obyek dan atraksi untuk diabadikan dengan foto. Untuk para pengunjung yang ingin mengambil foto  disediakan sebuah ruangan khusus untuk berfoto. Dengan begitu, siapa saja dapat mengambil foto bersama para boneka beruang Teddy dengan bebas. Pada sebuah ruangan khusus yang lain, kita juga dapat mengetahui sejarah boneka beruang Teddy lewat 23 buah boneka beruang antik dan bersejarah yang telah berumur lebih dari 100 tahun.

Selain itu,  terdapat sebuah ruang pameran yang dinamakan “Goong”. Teman-teman mungkin bertanya-tanya ruangan apa lagi ini? Ternyata ruangan ini dibuat menyerupai tempat syuting sinetron berjudul “Goong” atau “Princess Hours”. 

Museum Teddy Bear, Wisata Muslim Korea Selatan, paket wisata muslim, paket tour muslim korea, Wisata Muslim Korea,


Wahhh…keren sekali bukan? Tentu hal ini memberikan keceriaan khusus kepada para pengunjung  karena boneka-boneka beruang tersebut pernah tampil di sinetron Korea terkenal, yaitu ” The Princess Hours”. Uniknya lagi, dioramanya bertemakan seperti dalam skenario sinetron tersebut.

Selain pengunjung biasa, museum ini banyak didatangi mereka yang menjadi kolektor Teddy Bear. Kolektor-kolektor asal Eropa ini biasanya memburu boneka beruang keluaran kuno dengan harga yang tidak murah. Bagi yang bukan kolektor, museum ini tetap menjanjikan keasyikan karena pengunjung bisa berfoto bersama boneka-boneka lucu ini. Museum ini juga menyediakan sudut gift shop yang menyediakan boneka, handuk, tas, kaos, dan frame foto bernuansa Teddy Bear.

Museum Teddy Bear ini mempunyai area outdoor bernama Teddy’s Forest. Di tempat ini banyak sekali patung Teddy Bear yang bisa kalian manfaatkan untuk berfoto. Pengunjung juga tidak perlu khawatir akan kelaparan karena ada coffe shop dan restoran yang nyaman dengan view Pantai Jungmun.

Untuk mencapai Museum Teddy Bear ini, Anda harus terbang dari Seoul menuju Jeju Island dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Sesampainya di  bandara Jeju, sebaiknya naik bus menuju Seogwipo dan turun di kompleks resort Jungmun. Dari sini Anda tinggal berjalan sekitar 5 menit menuju Museum Teddy Bear. Museum ini buka setiap hari dari pukul 09.00 – 19.00, kecuali pada musim panas buka hingga pukul 22.00. Harga tiket untuk pengunjung dewasa sebesar 6.000 Won, remaja 5.000 Won dan anak-anak 4.000 Won.

Museum Radya Pustaka , Surakarta

Halo para pembaca setia Historyofmuseum kembali lagi bersama Mu~se di weekend sabtu yang ceria ini :p
hari ini Mu~se akan membahas museum yang berada di Indonesia lagi namanya museum Radya Pustaka yang berada di Surakarta, Jawa Tengah.Check it dot ~.~

Sejarah singkat
Museum ini didirikan pada masa pemerintahan Pakubuwono IX oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV di dalem Kepatihan pada tanggal 28 Oktober 1890. Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pernah menjabat sebagai Patih Pakubuwono IX dan Pakubuwono X. Museum ini lalu dipindahkan ke lokasinya sekarang ini, Gedung Museum Radyapustaka di Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, pada 1 Januari 1913. Kala itu gedung museum merupakan rumah kediaman seorang warga Belanda bernama Johannes Busselaar.




Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia. Dibangun pada 28 Oktober 1890 oleh Kanjeng Adipati Sosroningrat IV, pepatih dalem pada masa pemerintahan Pakoe Boewono IX dan Pakoe Boewono X. Museum Radya Pustaka juga memiliki perpustakaan yang menyimpan buku-buku budaya dan pengetahuan sejarah, seni dan tradisi serta kesusastraan baik dalam bahasa Jawa Kuno maupun Bahasa Belanda.
Museum Radya Pustaka terletak di Jalan Slamet Riyadi, bertempat didalam kompleks Taman Wisata Budaya Sriwedari. Di museum ini tersimpan koleksi benda-benda kuno yang mempunyai nilai seni dan sejarah tinggi, antara lain : Beberapa arca batu dan perungggu dari zaman Hindu dan Budha. Koleksi keris kuno dan berbagai senjata tradisional, seperangkat gamelan, wayang kulit & wayang beber,koleksi keramik dan berbagai barang seni lainnya.
The Museum Radya Pustaka juga menyediakan buku tentang sejarah budaya dan seni. Sebagian besar buku disini ditulis dalam bahasa jawa dan juga bahasa belanda. Museum Radya Pustaka buka pada hari Selasa sampai Minggu jam 8.30-13.00.








Museum Sangiran , Indonesia



Halo kawan-kawan Historyofmuseum! Apa kabar nih? Baik-baik aja kan..?
Kembali lagi hari ini Mu~se akan bahas tentang museum yang berada di provinsi Jawa tengah , yaitu museum Sangiran . Daripada teman-teman penasaran Mu~se akan langsung saja membahas museum Sangiran ini yahh
Check it dot ~.~

Museum ini terletak di Desa Krikilan, Kec. Kalijambe ± 3 km dari jalan raya Solo – Purwodadi, menempati areal seluas 16.675 m² dengan bangunan berbentuk joglo yang terdiri Ruang Pameran merupakan ruang utama tempat koleksi fosil-fosil,

•Ruang Laboratorium, tempat untuk melakukan proses konservasi terhadap fosil-fosil yang ditemukan
•Ruang Pertemuan, digunakan untuk segala kegiatan yang diadakan di museum
•Ruang Perpustakaan, tempat menyimpan koleksi buku-buku
•Ruang Penyimpanan, ruang tempat penyimpanan koleksi fosil-fosil.
Koleksi fosil-fosil yang tersimpan di museum ini mencapai 13.806 buah yang tersimpan pada dua tempat yaitu 2.931 tersimpan di ruang pameran dan 10.875 di dalam ruang penyimpanan.
Koleksi yang tersimpan dalam museum ini yaitu :
oFosil Manusia : Australopithecus africanus, Pithecanthropus modjokertensis, Pithecanthropus erectus, Pithecanthropus soloensis, Homo Neanderthal Eropa, Homo Neanderthal Asia, Homo sapiens.
oFosil Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata) : Elephas namadicus (Galah), Stegodon trigonocephalus (gajah), Mastodon sp (Gajah), Bubalus palaeokarabau (Kerbau), Felis palaejavanica (Harimau), Sus sp (Babi), Rhinocerous sondaicus (Badak), Bovidae (Sapi, Banteng) Cervus sp. (Rusa)
oFosil Binatang Air :Crocodillus sp. (Buaya), ikan, kepiting, gigi hiu, Hippopotamus sp. (Kuda Nil), Moluska (kelas Pelecypoda dan Gastropoda), Foraminifera dan Chelonia sp. (Kura-kura)
oBatuan : Rijang, Kalsedon dan Agate,
oFosil Tumbuhan Laut : Diatomit
oAlat-alat Batu : Serpih, Bilah, Serut, Kapak Perimbas, Bola batu, Kapak Penetak.
Museum ini berada di kawasan Sangiran yang dikenal dengan sebutan "Kubah Sangiran", kawasan ini merupakan lokasi situs yang mengandung banyak fosil mulai fosil manusia purba beserta peralatannya, hewan-hewan purba maupun tumbuh-tumbuhan yang hidup pada masa tersebut. Secara stratigrafis situs ini merupakan situs manusia purba terlengkap di Asia yang kehidupannya dapat dilihat secara berurutan dan tanpa terputus sejak 2 juta tahun yang lalu yaitu sejak Kala Pliosen Akhir hingga akhir Pleistosen Tengah.



    
   Hai-hai pembaca history museum yang saya cintai hahaha *allay* kali ini kita akan membahas tentang museum yang lain dari yang lain *jrengjreng*

   Selamat datang di “perpustakaan manusia”! Catacombe dei Cappucini adalah bangunan dengan banyak sekali sejarah dari fashion sampai hal-hal yang bikin kita semua merinding setengah mati ngeliatnya. Dulunya tempat ini adalah tempat tinggal seorang biksu. Pada tahun 1599, biksu ini nemuin cara yang unik untuk membalsem jasad-jasad manusia agar awet. Seiring waktu berjalan, permintaan untuk membalsem keluarga yang telah meninggal pun bertambah banyak.

   Biasanya kalau museum  menjadi destinasi yang menceritakan dan menyimpan sebuah sejarah. tapi kali ini kita akan membahas beberapa mesum yang menyeramkan, bahkan berkesan angker.misalnya saja menyimpan jasad-jasad orang yang telah meninggal,menunjukan  proses-proses penghilangan nyawa manusia,maupun hal-hal yang bersifat mistis dan kematian.

     Yang akan kita  bahas adalah salah satu museum yang terletak di Palremo,Italy.museum yang bernama Catacombe Dei cappucini.

   
     Catacombe Dei Cappucini yang berada di Palermo, Italia ini, memperlihatkan secara gamblang bagaimana tubuh manusia setelah meninggal.
Museum yang terletak dalam sebuah biara ini sengaja memajang ratusan jenazah, mulai dari biksu hingga rakyat biasa di setiap dinding museum. Jasad-jasad ini pun lebih terlihat seperti sedang tertidur dan bisa bangun kapan saja untuk menyapa pengunjung yang datang.


Aura dingin, misterius, dan gelap terasa ketika kaki Anda melangkah masuk ke dalam museum-museum ini. Berbagai koleksi yang aneh dan menyeramkan menjadi pertunjukan yang membuat Anda melangkah lebih cepat. Apakah anda ingin merasakan sensasi berkunjung ke museum yang seru dan menegangkan? datanglah ke museum ini!

BRITISH MUSEUM

hai para pembaca historyofmuseum kali ini kita akan membahas tentang museum yang berada di london

di london terdapat sebuah museum yang megah yaitu "british museum" yuk kita lihat history nya


British museum London terletak di London dan merupakan museum sejarah manusia dan budaya. Koleksi British Museum lebih dari 7 jutaan artefak, yang antara terkemuka dan paling luas di seluruh dunia dan mulai off dari setiap benua, menggambarkan serta mendokumentasikan rekening kebudayaan manusia dari awal sampai dengan saat ini.
British Museum Londondidirikan pada tahun 1753, dan terutama didasarkan pada koleksi besar ilmuwan dan dokter Sir Hans Sloane.Museum ini pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1759, pada tanggal 15 Januari di Montagu House, yang terletak di Bloomsbury, dan pada lokasi bangunan sekarang British Museum. Perluasan museum selama 200 thn berikutnya telah mengakibatkan ke dalam pembentukan lembaga-lembaga cabang banyak, dan paling awal menjadi British Museum London (untuk Sejarah Alam), yang terletak di South Kensington.dan terbentuk pada tahun 1887. Sebuah beberapa objek dalam koleksi ini termasuk yang luar biasa Elgin Marbles yang dibawa ke sini dari Parthenon, yang merupakan obyek kontroversi ekstrim dan tuntutan ganti rugi ke negara asal mereka.
Sampai tahun 1997, sedangkan British Library (sebelumnya difokuskan pada Ruang Baca Bundar) bergeser ke situs baru-ketinggalan jaman, British Museum hanyalah salah satu dari jenis di situs; itu ditempatkan kedua perpustakaan nasional dan museum nasional barang antik dalam struktur yang sama. Museum ini adalah non-departemen dan memiliki badan publik, yang disponsori oleh Departemen Media, Budaya, dan Olahraga, apalagi mirip dengan salah satu museum nasional, yang terletak di Britania Raya; British Museum London telah tidak ada biaya atau masuk biaya. Sejak tahun 2002, administrator museum ini adalah Neil MacGregor.
British Museum didirikan sekitar 250 thn lalu, seperti sebuah ensiklopedia dari seni dan alam. Hari-hari itu tidak lagi host koleksi sejarah alam, bersama dengan buku-buku dan manuskrip satu kali diadakan sekarang bentuk bagian dari Perpustakaan pemerintahan sendiri Inggris. British Museum London pada sisi lain mempertahankan universalitas museum dalam karya-karya yang dikumpulkan artefak, yang mewakili budaya dari kedua dunia, modern dan kuno. Selain itu, koleksi asli dari museum ini 1753 telah dikembangkan untuk lebih dari tiga belas juta artefak di museum, hampir 70 juta pada Museum Sejarah Alamserta 150 jutaan di Perpustakaan Inggris.
Ruang Baca Bundar terkenal dirancang oleh arsitek terkenal Sydney Smirke, dan dibuka pada tahun 1857. Untuk sekitar 150 thn peneliti tiba di ruang baca untuk konsultasi perpustakaan besar Museum. Ruang Baca ini kemudian ditutup pada tahun 1997 sedangkan perpustakaan nasional (umumnya British Library) dialihkan ke gedung baru-ketinggalan jaman, yang terletak di St Pancras. Hari ini telah cacat ke dalam Walter besar dan Leonore Annenberg Centre dan berisi Perpustakaan Paulus Hamlyn buku mengenai koleksi Museum, yang tetap terbuka untuk semua pengunjung.
Jam buka: 10.00-05.30
khusus hari jumat museum ini di buka sampai 08.30
lokasi nya di : great russell street, london WC 1, england, UK
gimana?? keren yaa museum satu ini, design arsitektur dan koleksi koleksi nya sungguh menarik bagi para wisatawan :)
beberapa gambar dari museum =D





sekian dulu yaa para pembaca :) jangan lupa kalau kalian pegi ke UK kunjungi museum ini yaa... musuem ini juga bagus untuk foto foto lhoo, hihihihi... BYEEE!!

Salam hangat
MU~SE

Museum Nasional Indonesia




Museum Nasional Republik Indonesia atau Museum Gajah, adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusatdan persisnya di Jalan Merdeka Barat 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.

Cikal bakal museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. J.C.M. Radermacher, ketua perkumpulan, menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang nanti menjadi dasar untuk pendirian museum. Setelah kemerdekaan Indonesia, Lembaga Kebudayaan Indonesia yang mengelola menyerahkan museum tersebut kepada pemerintah Republik Indonesia, tepatnya pada tanggal 17 September 1962. Sejak itu pengelolaan museum dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mulai tahun 2005, Museum Nasional berada di bawah pengelolaan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sehubungan dengan dipindahnya Direktorat Jenderal Kebudayaan ke lingkungan kementerian tersebut.
Museum Gajah banyak mengoleksi benda-benda kuno dari seluruh Nusantara. Antara lain yang termasuk koleksi adalah arca-arca kuno, prasasti, benda-benda kuno lainnya dan barang-barang kerajinan. Koleksi-koleksi tersebut dikategorisasikan ke dalam etnografi, perunggu, prasejarahkeramik, tekstil, numismatik, relik sejarah, dan benda berharga.
Catatan di website Museum Nasional Republik Indonesia pada tahun 2001 menunjukkan bahwa koleksi telah mencapai 109.342 buah. Jumlah koleksi itulah yang membuat museum ini dikenal sebagai yang terlengkap di Indonesia. Pada tahun 2006 jumlah koleksi museum sudah melebihi 140.000 buah, meskipun hanya sepertiganya yang dapat diperlihatkan kepada khalayak.
Sumber koleksi banyak berasal dari penggalian arkeologis, hibah kolektor sejak masa Hindia Belanda dan pembelian. Koleksi keramik dan koleksi etnografi Indonesia di museum ini cukup lengkap.
Koleksi yang menarik adalah patung Bhairawa. Patung yang tertinggi di Museum Nasional ini (414 cm) merupakan manifestasi dari Dewa Lokeswara atau Awalokiteswara, yang merupakan perwujudan Boddhisatwa (pancaran Buddha) di Bumi. Patung ini berupa laki-laki berdiri di atas mayat dan deretan tengkorak serta memegang cangkir terbuat dari tengkorak di tangan kiri dan keris pendek dengan gaya Arab di tangan kanannya. Diperkirakan, patung yang ditemukan di Padang RocoSumatera Barat ini berasal dari abad ke 13 - 14.

Beberapa koleksi Museum nasional Indonesia:

Arca Adityawarman sebagai Bhairawa, salah satu kekayaan koleksi masa Hindu-Buddha.

Prasasti dari Singosari,Malang bertarikh tahun 1351Masehi. Prasasti yang merupakan koleksi museum, terkenal karena menyebut nama 'Mada' yang kemungkinan berkaitan dengan tokoh Gajah Mada.

Beberapa gambar dari Museum nasional Indonesia:






MUSEUM GEOLOGI BANDUNG


haaii... kali ini history museum akan membawa kalian ke BANDUNG
 di bandung terdapat museum yang bernama geologi bandung, musium ini di dirikan pada tanggal 16 mei 1928. sebelum nya museum ini tidak di buka untuk umum karena bangunanya yang rapuh namun setelah mengalami renovasi museum ini kembali di buka dan di resmikan oleh wakil presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada 23 agustus 2000


 Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

Masa Penjajahan Belanda Keberadaan Museum Geologi berkaitan erat dengan sejarah penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17 oleh para ahli Eropa. Setelah Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, Eropa sangat membutuhkan bahan tambang sebagai bahan dasar industri.

Pemerintah Belanda sadar akan pentingnya penguasaan bahan galian di wilayah Nusantara. Melalui hal ini, diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat ditunjang. Maka, pada tahun 1850, dibentuklah Dienst van het Mijnwezen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral.

Hasil penyelidikan yang berupa contoh-contoh batuan, mineral, fosil, laporan dan peta memerlukan tempat untuk penganalisaan dan penyimpanan,sehingga pada tahun 1928 Dienst van den Mijnbouw membangun gedung di Rembrandt Straat Bandung. Gedung tersebut pada awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum.

Gedung Geologisch Laboratorium dirancang dengan gaya Art Deco oleh arsitek Ir. Menalda van Schouwenburg, dan dibangun selama 11 bulan dengan 300 pekerja serta menghabiskan dana sebesar 400 Gulden. Pembangunannya dimulai pada pertengahan tahun 1928 dan diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929.

Peresmian tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik ke-4 (Fourth Pacific Science Congress) yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-24 Mei 1929.

naahh... tadi itu merupakan sejarah singkat dari lahir nya museum ini
sekarang yuukk kita lihat ada apa saja di museum ini 

museum ini bnyak sekali peninggalan fosil fosil nya lhooo, saya akan mempost kan beberapa gambar :)





naahh... para pembaca history of museum tadi ini merupakan artikel singkat mengenai Museum Geologi Bandung, jika kalian ingin mengetahui lebih dalam tentang museum ini kalian bisa mengunjungi nya di

Addres : Jl. Dipenogoro 57
TLP      : +622 22 7213822

JAM BUKA MUSEUM
 Senin-Kamis: 09:00-15:30 WIBB 
 Sabtu-Minggu: 09:00-13:30 WIBB 
 Tutup pada hari Jumat dan libur Nasional

Tiket
Tidak dikenakan biaya
BAGIAN DALAM GEDUNG

TAMPAK LUAR MUSEUM GEOLOGI BANDUNG

jangan lupa datang yaa... kami menunggu kedatangan kalian <3

salam hangat
MU~SE  =)





Museum Bank Indonesia





Museum Bank Indonesia adalah salah satu museum yang menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal yang telah dipadu dengan pengaruh lokal dan dibangun pertama kali pada tahun 1828. Museum ini merupakan salah satu museum di Indonesia, terletak di Jakarta yang beralamat di Jl. Pintu Besar utara No.3, jakarta Barat (depan stasiun Beos Kota)

Peresmian Museum Bank Indonesia ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu peresmian tahap I dan mulai dibuka untuk masyarakat (soft opening) pada tanggal 15 Desember 2006 oleh Gubernur Bank Indonesia saat itu, Burhanuddin Abdullah, dan peresmian tahap II (grand opening) oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 21 Juli 2009. Waktu kunjungan Museum Bank Indonesia ini yaitu:

Selasa - Jumat : 08.00 - 15.30 WIB 
Sabtu - Minggu : 08.00 - 16.00 WIB
(khusus hari Senin dan hari libur nasional TUTUP)

Tentunya museum ini dibuka untuk umum, ditambah lagi dengan berkunjung ke museum ini, kita tidak perlu membayar tarif masuknya jadi teman-teman bisa mendapat banyak pengalaman menarik di museum ini tanpa harus mengeluarkan uang.

Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. 

Museum ini adalah museum yang modern dan berbeda dari museum lainnya yang bernuansa kuno. Yang hebat dari museum ini, semuanya serba modern mulai dari teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.

Berikut ini adalah video dari Museum Bank Indonesia:


Museum Louvre





Halo kawan-kawan Historyofmuseum! Apa kabar nih? Baik-baik aja kan..?
Kembali lagi hari ini Mu~se akan bahas tentang museum yang berada di kota yg disebut sebagai kota cinta , ayokkk apa yookkk ?? yapp kita sekarang akan menuju ke paris hehehehe . Di negara yang indah ini tidak hanya terdapat menara eiffel yang sangat terkenal tetapi juga memiliki sebuah museum yang terkenal yaitu museum Louvre. Daripada teman-teman penasaran Mu~se akan langsung saja membahas museum Louvre ini yahh
Check it dot ~.~
Museum Louvre (bahasa perancis:Musée du Louvre; bahasa inggris : the Louvre Museum) adalah salah satu museum terbesar, museum seni yang paling banyak dikunjungi dan sebuah monumen bersejarah di dunia. Museum Louvre terletak di Rive Droite Seine, Arondisemen pertama di Paris, Perancis. Hampir 35.000 benda dari zaman prasejarah hingga abad ke-19 dipamerkan di area seluas 60.600 meter persegi.
Museum ini bertempat di Istana Louvre (Palais du Louvre) yang awalnya merupakan benteng yang dibangun pada abad ke-12 di bawah pemerintahan Philip II. Sisa-sisa benteng dapat dilihat di ruang bawah tanah museum. Bangunan ini diperluas beberapa kali hingga membentuk Istana Louvre yang sekarang ini. Pada tahun 1682, Louis XIV memilih Istana Versailles sebagai kediaman pribadi, meninggalkan Louvre untuk selanjutnya dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan koleksi-koleksi kerajaan. Pada tahun 1692, di gedung ini ditempati oleh Académie des Inscriptions et Belles Lettres dan Académie Royale de Peinture et de Sculpture. Académie tetap di Louvre selama 100 tahun berikutnya. Selama Revolusi Perancis, Majelis Nasional Perancis menetapkan bahwa Louvre harus digunakan sebagai museum untuk menampilkan karya-karya bangsa.
Museum ini dibuka pada tanggal 10 Agustus 1973 dengan memamerkan 537 lukisan. Mayoritas karya tersebut diperoleh dari properti gereja dan kerajaan yang disita Pemerintah Perancis. Karena masalah struktural dengan bangunan, museum ditutup pada tahun 1796 hingga 1801. Jumlah koleksi museum meningkat di bawah pemerintahan Napoleon dan museum berganti nama menjadi Musée Napoléon. Setelah kekalahan Napoleon dalam Pertempuran Waterloo, sebagian besar karya-karya yang disita oleh pasukannya kembali ke pemilik asli mereka. Koleksi museum ini ditingkatkan lagi selama pemerintahan Louis XVIII dan Charles X, dan selama masa Imperium Perancis Kedua , museum berhasil memperoleh 20.000 koleksi. Koleksi museum terus bertambah dengan adanya sumbangan dan hadiah yang terus meningkat sejak masa Republik Perancis Ketiga. Pada tahun 2008, koleksi museum dibagi menjadi delapan departemen kuratorial: Koleksi purba Mesir, Timur Dekat, Yunani, Etruscan, Romawi, Seni Islam, Patung, Seni Dekoratif, Seni Lukis, Cetakan dan Seni Gambar.

Gimana teman-teman Mu~se yang cantik dan gagah ini :3 , pasti uda nambah pengetahuan lagi kan tentang museum bersejarah di dunia ini ^^  , nahh sekian dulu yahh info tentang museum Louvre ini. Besok Mu~se akan membahas lagi tentang museum yang sangat menarik So, teman-teman harus tetap stay yahh di Historyofmuseum.blogspot.com ^^
                                                                                                                       
                                                                                                                        Salam Hangat
                                                                                                                        Mu~se

Museum Mpu Tantular

Halo kawan-kawan Historyofmuseum! Apa kabar nih? Baik-baik aja kan..?
Hari ini Mu~se akan bahas tentang museum Mpu Tantular.
Penasaran kan mengenai museum mpu tantular ini.. Jadi, museum mpu tantular museum ini sebelumnya bernama lembaga kebudayaan Stedelijk Historisch Museum Soerabaia yang didirikan oleh Godfried Hariowald von Faber yang merupakan warga surabaya namum berkebangsaan jerman, di bangun tahun 1933 dan diresmikan tahun 1937. Pada thaun 1955 Godfried Hariowald von Faber meninggal dunia sehingga menyebabkan museum tersebut menjadi tidak terurus dan koleksinya pun banyak yang rusak dan hilang. Nah setelah itu pada tahun 1964 Yayasan Bapak Prof Dr. M. Soetopo memberikan dana pada museum ini agar tetapterjaga kelestariannya dan pada tahun 1972 digantilah nama museum tersebut menjadi museum Jawa Timur, lalu timbullah inisiatif untuk memberikan museum tersebut ke provinsi jawa timur yang resmi pada tahun 1974 dan bergantilah namanya menjadi museum negeri jawa timur mpu tantular yang bertempat di jalan pemuda 3 surabaya. Tetapi karena bertambahnya koleksi yang ada sehingga tempat dirasa tidak cukup lagi, maka pada tahun 1975 di pindahlah lokasi museum ini di jalan Taman Mayangkara no 6 surabaya sebagai tempat sementara, selanjutnya pada tahun 2004 museum ini mendapat lokasi yang tetap yaitu di jalan raya buduran, sidoarjo. Nah menarik bukan cerita dari museum ini.. Koleksi-koleksi dari museum ini pun tidak kalah menarik terutama koleksi-koleksi unggulanya seperti telepon meja dari perunggu, simphonion, sepeda yang terbuat dari kayu, sepeda motor uap, sepeda tinggi, dan masih banyak lagi. Oh ya, disini juga tidak hanya ad museum loh! ada juga gedung pameran tuna netra, laboratorium konservasi, gedung bimbingan edukasi, dan masih banyak lagi..... Wow bisa berarti luas sekali tempat ini? ya iyalah luasnya aja 3,28 hektar. Makanya jika kalian penasaran datang aja ketempat ini! tapi denger-denger di sini agak angker! sekian tentang museum mpu tantular di sidoarjo.. besok membahas tentang museum apa yaaaaaaaa? penasaran? tunggu aja besok

Salam hangat
Mu~se  

HistoryOfMuseum. Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Blog Archive

Recent Comments

Recent Posts